Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Wilayah 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wilayah 2. Tampilkan semua postingan

UGM Wisuda 1.489 Lulusan Program Sarjana

Written By Aditya Nusantara on Selasa, 18 November 2014 | 19.46

wisuda ugm

Universitas Gadjah Mada kembali meluluskan 1.489 wisudawan/ wisudawati program sarjana, termasuk 4 lulusan dari Program Swadaya. Upacara wisuda Program Sarjana Periode I Tahun Akademik 2014/2015 berlangsung di Grha Sabha Pramana, Bulaksumur, Selasa (18/11) dengan dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D.

Sebanyak 1.489 lulusan program sarjana, terdiri dari 767 wisudawan (51,52 persen) dan 720 wisudawati (48,48 persen). Waktu tempuh studi rata-rata lulusan Program Sarjana kali ini adalah 4 tahun 4 bulan.

"Wisuda hari ini sedikit berbeda dari wisuda-wisuda sebelumnya, karena ketidak hadiran Rektor UGM. Bukan karena berhalangan hadir, namun Prof. Pratikno sejak tanggal 26 Oktober 2014 mendapat amanah sebagai Menteri Sekretaris Negara RI", kata Iwan Dwiprahasto mengawali sambutannya.

Dikatakannya, para lulusan UGM memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Jika lima tahun lalu, UGM mengirimkan seorang guru besar menjadi seorang Wakil Presiden yaitu Profesor Boediono, di tahun ini UGM kembali mengirimkan alumninya, Ir. Joko Widodo menjadi Presiden RI.

"Artinya, saudara-saudara memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Yang penting sesama S1 dilarang mendahului", paparnya.

Pesatnya Perkembangan Ilmu dan Teknologi
Dihadapan wisudawan/ wisudawati dan orang tua wali, Iwan Dwiprahasto menyatakan ilmu dan teknologi telah mengalami perkembangan yang sangat cepat. Apa-apa yang dimiliki dan dinikmati hari ini akan menjadi usang dan tidak dikenal lagi dalam 5 hingga 10 tahun mendatang.

Teknologi gadget, misalnya yang mengalami pembaharuan dan pergantian setiap 3-6 bulan. Jika tidak menggantinya dalam waktu setahun maka akan terasa usang.

"Demikian juga usia harapan hidup manusia kini menjadi lebih panjang. Ini antara lain juga karena ditemukannya berbagai terapi untuk penyakit yang dahulu tidak ada obatnya. Dengan diikuti kemajuan teknologi untuk mendeteksi penyakit pada stadium awal maka terapi akurat dapat segera diberikan", katanya.

Disebutkan usia harapan hidup warga Jogjakarta saat ini mencapai 74,2 tahun, merupakan terpanjang di Indonesia dan diperkirakan meningkat hingga 76,8 tahun di tahun 2025. Sementara di Jawa Timur hanya 72,1 tahun serta NTB dan NTT yang baru mencapai 68,5 tahun dan 66,7 tahun.

"Jadi kelak, jika umur saudara sudah mencapai 60 tahun, apabila pindah ke Jogja maka akan mendapat bonus tambahan usia antara 5-10 tahun", tuturnya.

Pada Wisuda Program Sarjana kali ini, tercatat waktu studi tersingkat di raih Riski Evitasari, Program studi Statistik, FMIPA dan Vina Hardyana Infantri, Fakultas Hukum yang berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 2 bulan. Sementara itu, sebanyak 91 orang atau 24,36 persen dinyatakan sebagai lulusan dengan predikat cumlaude, 999 orang atau 67,41 persen dengan predikat sangat memuaskan dan  399 orang atau 8,23 persen dengan predikat memuaskan.

Indeks Prestasi Kumulatif rata-rata lulusan Program Sarjana adalah 3,27. Sedangkan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi diraih Matin Nuhamunada dari Program Studi Biologi, Fakultas Biologi dengan IPK 3,99.

sumber : UGM

UNY JUARA I Kategori Fuel Engine Pada KKCTBN 2014

juara 1

Tim Roboboat (Robot Kapal) KUNY MECHA 001 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), berhasil meraih juara I pada Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2014 (KKCTBN 2014) kategori fuel engine, 5—6 November lalu di Universitas Indonesia, Depok. Kontes ini memiliki tiga kategori yakni electric, fuel engine, dan autonomous. Adapun peserta ajang ini berasal dari 31 tim dari 22 perguruan tinggi. Untuk kategori fuel engine diikuti oleh 9 peserta.

Tim KUNY MECHA 001 dengan kapalnya yang diberi nama “MECHABOT” berhasil menyisihkan Krakatau MTB III dari STMIK Teknokrat (juara II),  tim U.A.R.T dari Institut Teknologi Nasional Malang (juara III) dan PENSHIP dari PENS (Best Design). Tim KUNY MECHA 001 terdiri dari Putro Nugroho, Rochmat Widodo, Muhammad Filda Tamini, dan Nanang Kurniawan dengan Dosen Pembimbing Sigit Yatmono, S.T., M.T. Keempat mahasiswa tersebut berasal dari Prodi Pendidikan Teknik Mekatronika, FT UNY.

Bukan hal yang mudah bagi tim dalam mendapatkan juara I, pembuatan kapal memakan waktu sekitar 4 bulan lamanya. Selanjutnya menurut Putro, kesulitan yang mereka alami saat pertandingan adalah pada saat akhir pertandingan. Kapal mereka tidak seimbang. Laju kapal yang seharusnya lurus menjadi belok. “Jadi monuvernya harus dikontrol dengan perasaan,” jelas Putro.

Putro menjelaskan bahwa secara keseluruhan pertandingan berat dan semua lawan hampir semuanya kuat. Namun lawan terberat adalah UI, Undip,  STMIK Teknokrat, dan UGM.

Kategori kapal fuel engine sendiri merupakan kapal dengan mesin berbahan bakar cair sebagai tenaga penggerak.  Kontes kategori ini meliputi antara lain: speed performance, manuver serta penilaian desain kapal. MECHABOT dikendalikan oleh modul remote control yang menggerakkan tuas gas dan haluan kapal. Dengan mesin (special engine) 29,5cc dan bentuk kapal jenis hidro yang telah dimodifikasi, kapal ini mampu melaju dengan kecepatan tinggi dan melakukan manuver dengan baik. Keunggulan-keunggulan yang dimiliki itulah yang membuat MECHABOT meraih poin sempurna untuk uji speed dan uji manuver pada KKCTBN 2014 lalu. Pengembangan kapal ini cukup potensial dijadikan sebagai kapal penjaga perbatasan laut Indonesia serta kapal pengintai.

sumber : UNY

Raih Akreditasi A Tanpa Visitasi

visitasi

Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undip meraih akreditasi A tanpa visitasi dengan skor 387, hal ini menjadikan Manajemen sebagai salah satu jurusan terbaik yang dimiliki Undip ujar Ketua Jurusan Manajemen FEB Undip Suharnomo dalam acara tasyakuran Akreditasi di Gedung Jurusan Manajemen FEB Undip Tembalang Senin (17/11) siang.

"Skor 387 yang diperoleh oleh jurusan manajemen ini tergolong tinggi, sehingga tidak perlu divisitasi. Suatu program studi dapat akreditasi A jika jurusan tersebut memperoleh nilai minimal 361. namun nilai dengan kisaran 361-366 masih perlu divisitasi. sehingga ini merupakan kebanggaan tersendiri" ujar Suharnomo.

"Akreditasi sendiri menurut kami sangat mencerminkan kualitas dari suatu program studi karena disitu dinilai semua hal yang berkaitan dengan proses belajar mengajar hingga lulusan. pada setiap lulusan kami selalu memantau alumni, jadi setiap kelulusan akan diangkat ketua sehingga dapat dengan mudah kami pantau, kami juga memanfaatkan berbagai media sosial guna menjalin kedekatan dengan alumni dan juga memperoleh masukan mengenai perkembangan kebutuhan dunia kerja saat ini"

"Sebentar lagi kita akan dihadapkan dengan pasar bebas 2015, untuk itu pasar kerja juga tidak terbatas pada nasional saja akan tetapi internasional, untuk itu juga kami sudah mempersiapkan dengan adanya kelas berbahasa Inggris, sehingga mahasiswa mulai terbiasa sejak di bangku kuliah, jurusan manajemen juga melakukan KKL di Luar negeri seperti singapura dan malaysia, sehingga mahasiswa dapat mengetahui dunia kerja pada skala internasional. Masalah utama dalam menghadapi pasar bebas adalah kurang percaya dirinya lulusan perguruan tinggi di Indonesia, untuk itu kami sudah membekali softskill mahasiswa sehingga mereka lebih pede untuk bersaing dalam taraf global, karena sebetulnya kita dapat bersaing dengan negara-negara lain" ujarnya.

sumber : undip

Mahasiswa FEB Juara Debat Nasional

FEB_debat_nasional

Tiga mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNSOED brilian, berhasil meraih juara 1 di ajang Lomba Debat Isu Ekonomi Nasional 2014 (DIEN) yang mengangkat tema "Mewujudkan perekonomian nasional yang tangguh menuju Indonesia emas". Adalah Aziz Nur Rohman (Manajemen), Dian Ayu Palupi (IESP int), dan Ira Aprilianti (IESP Int), berangkat ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan penuh percaya diri mengikuti even yang bertempat di UNY pada 10-12 Oktober 2014.

Dengan berbekal percaya diri dan persiapan yang matang Tim Unsoed ini berhasil memenangkan babak demi babak. Preliminary round dilewatinya  dengan mengalahkan tim Universitas Bengkulu. Babak berikutnya (quarter final) Tim Unsoed menghadapi tim berat dari Universitas Diponegoro Semarang, namun demikian dalam babak ini Tim Unsoed berhasil melewatinya dengan mulus dan berhasil mengalahkan Tim Undip. Tidak sampai di babak itu saja, Tim Unsoed mampu membabat Tim raksasa lainnya yaitu Tim Unpad Bandung di Semi Final. Di partai puncak Tim Unsoed ini mengalahkan tim dari Universitas Pembangunan “Veteran” Yogyakarta yang kini menjadi Universitas negeri,  di babak Final. Bravo Tim Unsoed Purwokerto.

sumber : Unsoed

Mahasiswa Unnes Juara II

unnes juara 2

Tim mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) meraih juara II dalam ajang Debat Bahasa Arab se Jawa.

Mereka harus puas dibawah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Sedangkan juara III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Sabtu (15/11).

Tim itu terdiri atas Rifda Haniefa, Mudrofin, dan Ahmad Khalwani ketiganya mahasiswa program studi (prodi) Pendidikan Bahasa Arab semester lima Fakultas Bahasa dan Seni. Jamal Jamil SPd sebagai pembina lomba.

“Alhamdulillah kita bisa mengharumkan nama Unnes menyisihkan beberapa universitas Islam se-Jawa. Ini membuktikan bahwa Bahasa Arab Unnes mampu bersaing dengan Universitas Islam se-Jawa,” kata Rifda Haniefa sebagai ketua tim.

Menurut Rifda, tema yang ditentukan berat sebelah antara pro dan kontra yakni “Berakhlaq Tanpa Agama?”. Dalam hal ini tim Unnes memerankan sebagai pro, katanya.

Kegiatan yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pekalongan itu diikuti 15 universitas se-Jawa diantaranya UIN Jakarta, UIN Malang, UIN Walisongo Semarang, Unnes, Institut Agama Islam Al-Aqidah (IAIA) Jakarta, Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) Jakarta. Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, dan Universitas Sains Al-Quran (Unsiq) Wonosobo.

sumber : Unnes

Tim Aplikasi Quick Disaster UGM Raih Global Winner di London

Written By Aditya Nusantara on Sabtu, 05 Juli 2014 | 06.59

tim-aplikasi-quick-disaster-ugm-raih-global-winner-di-london

BERITA KAMPUS - Aplikasi bencana karya mahasiswa UGM berhasil mendapatkan penghargaan Global Winner dalam kompetisi aplikasi yang diadakan Bank Dunia “Code For Resilience” di London pada 30 Juni 2014. Aplikasi Quick Disaster yang dikembangkan oleh empat mahasiswa Prodi Ilmu Komputer dan satu mahasiswa Prodi Geofisika, yaitu Daniel Oscar Baskoro (Project Manager), Zamahsyari (Programer), Bahrunnur (Programer), Sabrina Woro Anggraini (Copy writer), dan Maulana Rizki Aditama (Data Analyst) berhasil mendapat trofi pada acara penghargaan Understanding Risk Forum, di ExCel, London.

Penyerahan penghargaan dihadiri ratusan kalangan professional. Diantaranya Walikota London, pejabat dari Bank Dunia dan mitra-mitra (Google, Microsoft, Mozilla, Net Hope, dsb), serta jurnalis dari media-media di seluruh dunia.

Oscar Baskoro selaku Project Manager menjelaskan, peserta kompetisi aplikasi berasal dari seluruh negara di dunia. Tim Quick Disaster berhasil melewati proses kompetisi setelah diseleksi awal berhasil terpilih sepuluh besar, dan kemudian terpilih menjadi Global Winner.

Dewan Juri pada kompetisi ini terdiri dari 9 orang yang merupakan kalangan professional dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. “Terpilihnya Quick Disaster menjadi juara Global Winner merupakan hal yang sangat luar biasa dan menggembirakan, proses riset yang kami lakukan di kampus ternyata dapat membuahkan hasil dan mampu menunjukan kalau karya anak bangsa mampu bersaing di tingkat dunia,” kata Oscar, Project Manager Quick Disaster, Selasa (1/7).

Kata Oscar, Aplikasi Quick Disaster merupakan aplikasi untuk mengantisipasi bencana alam yang dikembangkan pada wearable devices Google Glass dan kini sudah pada tahap pengembangan versi 2.0. Dengan menggunakan aplikasi Quick Disaster maka pengguna akan mendapatkan 3 bagian informasi penting tentang bencana: sebelum bencana, menampilkan informasi riwayat bencana suatu daerah; saat bencana, menampilkan informasi solusi ketika terjadi bencana; dan pasca bencana, rehabilitasi dengan fitur integrasi foto pengguna pada daerah bencana dengan social media.

Batik Jaringan Tubuh Kreasi Mahasiswa FK

batik-jaringan-tubuh-kreasi-mahasiswa-fk

BERITA KAMPUS - Bagi Anda penggemar batik, tidak ada salahnya untuk menambah koleksi dengan Kumahargyan Batik. Pasalnya batik yang satu ini memiliki motif unik dan warna yang menarik.

Kreasi batik karya mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran (FK) UGM ini memang berbeda dengan batik kontemporer kebanyakan. Motif yang tertera pada kain merupakan gambar jaringan tubuh makhluk hidup (histologi). Gambar yang secara struktural hanya dapat dilihat keindahan polanya melalui kacamata mikroskopik.

Mereka adalah Amalia Rani Setyawati, Suci Ardini Widyaningsih, Nisa Karima, Nurulita Ainun Alma, dan Hilda Dwi Mahardiani. Ide membuat kreasi batik histologi ini mengantar kelimanya meraih dana DIKTI tahun 2013 dalam Program Kretifitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K).

“Kami memilih gambar jaringan tubuh makhluk hidup karena memang belum ada yang memakainya sebagai motif batik.  Selain itu jaringan tubuh memiliki bentuk yang bagus sehingga cocok dituangkan menjadi motif batik,” jelas Nisa dalam kegiatan jumpa pers, Jumat (27/6) di FK UGM.

Ide awal pembuatan batik bermotif jaringan tubuh ini bermula ketika ia dan keempat rekannya mempelajari histologi di semester awal perkuliahan. Sang dosen menjelaskan tentang berbagai struktur jaringan tubuh, salah satunya alat penyaring darah di ginjal atau ginjal glumerulus.

“Waktu itu dijelaskan struktur ginjal glumerulus dan bentuknya memang indah. Sehinga beliau berkata struktur ginjal tersebut bagus kalau misalnya dituangkan menjadi motif batik. Dari pengalaman itu kami mulai pembuatan kreasi batik histologi ini,” urainya.

Saat ini, Kumahragyan Batik diproduksi dalam dua desain yakni motif muskuloskeletal dan motif fertilisasi-implantasi dengan berbagai warna. Motif muskuloskeletal menggambarkan sistem pergerakan otot, rangka, dan tulang. Sedangkan motif fertilisasi-implantasi merefleksikan proses pembuahan dan penempelan janin dalam dinding rahim.

Kumahargyan Batik dibuat dengan berbagai warna yang berbeda. Untuk motif muskuloskeletal tersedia dalam lima warna yaitu ungu aquatic, ungu putih, biru merah, hijau aquatic, dan orange pink. Sementara motif fertilisasi-implantasi dibuat dua warna yaitu gradasi merah dan gradasi coklat hijau.

“Sebetulnya ada lima desain yang kita rencanakan, tetapi setelah survei ke teman-teman dua motif tadi yang paling banyak disuka. Bersumber gambar atlas histologi, kami gambar ulang dan kreasikan dua jaringan tersebut dalam motif batik,” jelas Nisa.

Sementara ditambahkan Hilda, Kumahargyan Batik diproduksi dalam jumlah terbatas pada setiap warna. Dengan begitu, konsumen tidak perlu merasa khawatir batik yang digunakan adalah pasaran. Untuk memperolehnya bisa melakukan pemesanan secara online di FB Kumahargyan Batik atau twitter @kumahargyan. Untuk motif muskuloskeletal dibanderol dengan harga Rp. 145.000 per dua meter. Sedangkan motif fertilisasi-implantasi dihargai Rp. 165.000,- per dua meter.

“Batik ini dibuat dengan metode cap semi tulis. Proses produksinya dilakukan secara kemitraan dengan pengrajin batik di daerah Pandak Bantul, Yogyakarta,” tuturnya.

Selain motif yang unik dan orisinal, Kumahargyan Batik juga menjadi media pendidikan bagi masyarakat untuk lebih mengenal jaringan tubuh. Dari setiap pembelian batik, konsumen bisa mendapatkan informasi mengenai arti pola histologi, perannya dalam menjalankan fungsi kehidupan, tips kesehatan, serta penyakit yang terkait dengan jaringan tubuh tersebut.

“Jadi dalam kemasan batik kita sertakan informasi terkait arti pola histologi dan info kesehatan lainnya. Harapannya melalui batik ini bisa memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat,” terangnya.

sumber : laman UGM

Es Krim Kulit Manggis

Es krim kulit manggis

BERITA KAMPUS - Buah manggis termasuk buah yang banyak ditemui di Indonesia. Buahnya terasa manis sehingga disukai banyak orang. Tapi sebagian besar masyarakat membuang begitu saja kulit manggis tersebut setelah diambil dagingnya.

Kulit buah manggis tersebut ternyata mengandung zat yang baik untuk kesehatan yaitu senyawa golongan xanton. Dari percobaan isolasi yang dipandu uji aktivitas diketahui senyawa paling aktifnya adalah alfa-mangostin, gamma-mangostin dan garsinon-E.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa ekstak kulit buah manggis dan senyawa aktifnya memiliki aktivitas farmakologi yaitu anti-alergi, anti flamasi, anti-oksidan, anti-kanker, anti mikroorganisme, anti-aterosklerosis, dan bahkan anti-HIV. Pada uji toksisitas, ekstak etanol buah manggis yang mengandung senyawa aktif xanton tidak menunjukkan toksisitas baik secara akut maupun sub-kronis.

Sampai sekarang pemanfaatan kulit buah manggis belum maksimal. Salah satu bentuk pemanfaatan kulit buah manggis adalah dengan menjadikannya jus. Namun, rasanya tidak seenak buahnya sehingga masyarakat malas untuk mengonsumsinya.

Di tangan tiga mahasiswa FMIPA UNY yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK), kulit manggis tadi dibuat inovasi yaitu menjadi es krim sebagai makanan sehat dan bernilai ekonomis. Mahasiswa tersebut yaitu Ani Rahmawati Dewi (Prodi Pendidikan Kimia), Kyki Roshita Dewi (Prodi Matematika), dan Yuyun Amsari (Prodi Kimia).

Es krim, jelas Ani,  merupakan salah satu olahan makanan yang mudah dibuat dan cocok dinikmati kapan saja. Bisa dinikmati sambil melihat televisi, membaca, belajar, suguhan untuk tamu atau ketika kumpul keluarga. Ek krim juga diminati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

“Pada awalnya,” lanjut Ani,  “kami mengira es krim kulit manggis ini akan terasa pahit. Tapi setelah mencoba salah satu resep es krim berbahan sederhana yang kemudian kami tambahkan kulit manggis yang telah dihaluskan, hasilnya cukup memuaskan. Karena rasa krim tersebut enak dan tidak terasa pahit atau sepat seperti rasa kulit manggis sebelum kami olah.”

“Es krim kulit manggis ini diproduksi dengan tiga variasi rasa, yaitu rasa coklat, vanila dan stroberi. Pembuatan es krim kulit manggis ini mampu mengoptimalkan khasiat dan nilai ekonomis dari kulit manggis serta sebagai peluang usaha baru bagi mahasiswa,” jelasnya.

Kata Ani, merk dagang produk ini adalah “Es Krim Kulit Manggis”. Kami menjual es krim per cup adalah Rp 2.000,00, 2.500,00, dan 3.000,00 tergantung besar cupnya. Sementara pemasarannya dilakukan melalui promosi langsung ke masyarakat, bekerja sama dengan mini market, serta di facebook: magis ice dan di twitter: @magis_ice.

sumber : laman UNY

UGM Boyong 4 Emas di Olimpiade MIPA

ugm-boyong-4-emas-di-olimpiade-mipa

YOGYAKARTA - Kontingen UGM berhasil peroleh 4 emas, 5 perak dan 3 perunggu pada ajang di Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) 2014 tingkat nasional pada 21-25 Mei lalu di Semarang. Medali emas di bidang biologi diraih oleh Matin Nuhamunada dari Fakultas Biologi dan Ahmad Sukron dari Fakultas Teknologi Pertanian. Sementara medali Perak diraih Ali Muharom juga dari Fakultas Biologi.

Matin Nuhamuda atau biasa dipanggil Nuha mengatakan perolehan medali yang diraih UGM di olimpiade bidang biologi kali ini sama dengan jumlah medali yang diperoleh pada ON MIPA-PT tahun sebelumnya. Namun begitu, imbuhnya, kualitas materi yang diujikan pada olimpiade kali ini makin meningkat sehingga peserta harus lebih kreatif dalam memberikan analisis dan kesimpulan. “Dibanding tahun lalu, tingkat kesulitannya cukup meningkat,” kata Matin Nuhamuda, Rabu (2/7).

Nuha mencontohkan soal untuk bidang Biologi, sebagian soal yang diujikan merupakan data hasil riset. Oleh karena itu, peserta dituntut untuk dapat menganalisis dan memberikan kesimpulan dari data tersebut. “Penting setiap peserta untuk banyak mengetahui research-based learning,” katanya.

Pada kesempatan terpisah, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fak. Biologi UGM, Dr. Budi Setiadi Daryono menyatakan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan tidak lepas dari rasa ingin tahu dan semangat mahasiswa sebagai anak bangsa untuk menekuni Saintek. Menurutnya, Olimpiade MIPA ini dapat menjadi salah satu wahana bagi mahasiswa untuk menguasai bidang ilmu Saintek, serta turut berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

sumber : laman UGM

Wakil Unsoed Sukses Sabet Medali Perak Olimpiade Nasional MIPA 2014

Tri Yuli Ningsih

BERITA KAMPUS - Deretan prestasi biolog muda Fakultas Biologi Unsoed terus  bertambah, kali ini giliran Tri Yulia Ningsih. Yuli begitu biasa disapa berhasil menyabet medali perak dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) tingkat nasional. Dalam perhelatan bertaraf Nasional yang digelar di Semarang 21 – 25 Mei lalu ini Yuli berhasil unjuk gigi diantara 62 kontestan dari seluruh penjuru tanah air.

Ditemui disela kesibukannya Pembantu Dekan III Fakultas Biologi Unsoed, Dr. Agus Nuryanto, S.Si., M.Si. menegaskan bahwa raihan Yuli sudah melebihi target dari Fakultas, “Saya memang yakin Yuli dapat berbicara banyak di level Jawa Tengah, tapi untuk level Nasional prestasi ini adalah sebuah peningkatan prestasi yang cukup baik daripada tahun lalu.” Jelasnya. Lebih dalam beliau membeberkan bahwa raihan ini tidak lepas dari ketatnya proses seleksi yang dilaksanakan di tingkat fakultas.

Untuk dapat mewakili universitas dalam event ON MIPA kami sudah membentuk tim juri yang beranggotakan 7 dosen dari berbagai bidang keahlian. Merekalah yang akan melakukan seleksi ketat untuk memilih ke tujuh putra terbaik sebagai wakil kampus Soedirman. “Untuk memantapkan materi, sebelum berangkat seluruh peserta akan dibekali oleh beberapa dosen yang sudah berpengalaman di bidangnya. Hal ini dimaksudkan peserta dapat meningkatkan kualitas keilmuannya disamping juga meningkatkan mental bertandingnya” imbuhnya.

Rasa syukur yang mendalam terlihat jelas dirasa Tri Yuli Ningsih. “Alhamdulillah...” begitu tertulis dalam akun faceboooknya sesaat setelah pengumuman pemenang. Tak begitu lama dara yang aktif sebagai asisten di Laboratorium Genetika dan Laboratorium Biologi Molekuler ini kebanjiran ucapan dari seluruh civitas akademika.

Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) merupakan agenda resmi dan rutin  yang digelar tiap tahun oleh Dikti. Penyelenggaraan ON MIPA-PT diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan akademik dan wawasan mahasiswa, serta kecintaan mereka terhadap MIPA.

Selain itu, diharapkan pula kegiatan ini memberikan dampak pada peningkatan kualitas dan wawasan staf pengajar, serta memberikan masukan untuk perbaikan mutu pendidikan tinggi khususnya di bidang MIPA. Kegiatan ini dapat menjadi ajang atau sarana promosi dalam rangka meningkatkan daya tarik bidang studi, pelajaran atau matakuliah Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi di masyarakat. “Unsoed Teyeng”. Maju Terus Pantang Menyerah!

sumber : laman unsoed

Advertisement

 
Support : Aditya Nusantara | Imaka Malang | Defila Shop
Copyright © 2015. BERITA KAMPUS - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger