Latest Post
Tampilkan postingan dengan label UNY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNY. Tampilkan semua postingan

UNY JUARA I Kategori Fuel Engine Pada KKCTBN 2014

Written By Aditya Nusantara on Selasa, 18 November 2014 | 19.31

juara 1

Tim Roboboat (Robot Kapal) KUNY MECHA 001 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), berhasil meraih juara I pada Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2014 (KKCTBN 2014) kategori fuel engine, 5—6 November lalu di Universitas Indonesia, Depok. Kontes ini memiliki tiga kategori yakni electric, fuel engine, dan autonomous. Adapun peserta ajang ini berasal dari 31 tim dari 22 perguruan tinggi. Untuk kategori fuel engine diikuti oleh 9 peserta.

Tim KUNY MECHA 001 dengan kapalnya yang diberi nama “MECHABOT” berhasil menyisihkan Krakatau MTB III dari STMIK Teknokrat (juara II),  tim U.A.R.T dari Institut Teknologi Nasional Malang (juara III) dan PENSHIP dari PENS (Best Design). Tim KUNY MECHA 001 terdiri dari Putro Nugroho, Rochmat Widodo, Muhammad Filda Tamini, dan Nanang Kurniawan dengan Dosen Pembimbing Sigit Yatmono, S.T., M.T. Keempat mahasiswa tersebut berasal dari Prodi Pendidikan Teknik Mekatronika, FT UNY.

Bukan hal yang mudah bagi tim dalam mendapatkan juara I, pembuatan kapal memakan waktu sekitar 4 bulan lamanya. Selanjutnya menurut Putro, kesulitan yang mereka alami saat pertandingan adalah pada saat akhir pertandingan. Kapal mereka tidak seimbang. Laju kapal yang seharusnya lurus menjadi belok. “Jadi monuvernya harus dikontrol dengan perasaan,” jelas Putro.

Putro menjelaskan bahwa secara keseluruhan pertandingan berat dan semua lawan hampir semuanya kuat. Namun lawan terberat adalah UI, Undip,  STMIK Teknokrat, dan UGM.

Kategori kapal fuel engine sendiri merupakan kapal dengan mesin berbahan bakar cair sebagai tenaga penggerak.  Kontes kategori ini meliputi antara lain: speed performance, manuver serta penilaian desain kapal. MECHABOT dikendalikan oleh modul remote control yang menggerakkan tuas gas dan haluan kapal. Dengan mesin (special engine) 29,5cc dan bentuk kapal jenis hidro yang telah dimodifikasi, kapal ini mampu melaju dengan kecepatan tinggi dan melakukan manuver dengan baik. Keunggulan-keunggulan yang dimiliki itulah yang membuat MECHABOT meraih poin sempurna untuk uji speed dan uji manuver pada KKCTBN 2014 lalu. Pengembangan kapal ini cukup potensial dijadikan sebagai kapal penjaga perbatasan laut Indonesia serta kapal pengintai.

sumber : UNY

Es Krim Kulit Manggis

Written By Aditya Nusantara on Sabtu, 05 Juli 2014 | 06.44

Es krim kulit manggis

BERITA KAMPUS - Buah manggis termasuk buah yang banyak ditemui di Indonesia. Buahnya terasa manis sehingga disukai banyak orang. Tapi sebagian besar masyarakat membuang begitu saja kulit manggis tersebut setelah diambil dagingnya.

Kulit buah manggis tersebut ternyata mengandung zat yang baik untuk kesehatan yaitu senyawa golongan xanton. Dari percobaan isolasi yang dipandu uji aktivitas diketahui senyawa paling aktifnya adalah alfa-mangostin, gamma-mangostin dan garsinon-E.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa ekstak kulit buah manggis dan senyawa aktifnya memiliki aktivitas farmakologi yaitu anti-alergi, anti flamasi, anti-oksidan, anti-kanker, anti mikroorganisme, anti-aterosklerosis, dan bahkan anti-HIV. Pada uji toksisitas, ekstak etanol buah manggis yang mengandung senyawa aktif xanton tidak menunjukkan toksisitas baik secara akut maupun sub-kronis.

Sampai sekarang pemanfaatan kulit buah manggis belum maksimal. Salah satu bentuk pemanfaatan kulit buah manggis adalah dengan menjadikannya jus. Namun, rasanya tidak seenak buahnya sehingga masyarakat malas untuk mengonsumsinya.

Di tangan tiga mahasiswa FMIPA UNY yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK), kulit manggis tadi dibuat inovasi yaitu menjadi es krim sebagai makanan sehat dan bernilai ekonomis. Mahasiswa tersebut yaitu Ani Rahmawati Dewi (Prodi Pendidikan Kimia), Kyki Roshita Dewi (Prodi Matematika), dan Yuyun Amsari (Prodi Kimia).

Es krim, jelas Ani,  merupakan salah satu olahan makanan yang mudah dibuat dan cocok dinikmati kapan saja. Bisa dinikmati sambil melihat televisi, membaca, belajar, suguhan untuk tamu atau ketika kumpul keluarga. Ek krim juga diminati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

“Pada awalnya,” lanjut Ani,  “kami mengira es krim kulit manggis ini akan terasa pahit. Tapi setelah mencoba salah satu resep es krim berbahan sederhana yang kemudian kami tambahkan kulit manggis yang telah dihaluskan, hasilnya cukup memuaskan. Karena rasa krim tersebut enak dan tidak terasa pahit atau sepat seperti rasa kulit manggis sebelum kami olah.”

“Es krim kulit manggis ini diproduksi dengan tiga variasi rasa, yaitu rasa coklat, vanila dan stroberi. Pembuatan es krim kulit manggis ini mampu mengoptimalkan khasiat dan nilai ekonomis dari kulit manggis serta sebagai peluang usaha baru bagi mahasiswa,” jelasnya.

Kata Ani, merk dagang produk ini adalah “Es Krim Kulit Manggis”. Kami menjual es krim per cup adalah Rp 2.000,00, 2.500,00, dan 3.000,00 tergantung besar cupnya. Sementara pemasarannya dilakukan melalui promosi langsung ke masyarakat, bekerja sama dengan mini market, serta di facebook: magis ice dan di twitter: @magis_ice.

sumber : laman UNY

JUARA CEC DIREKOMENDASI MASUK UNY TANPA TES

Written By Aditya Nusantara on Rabu, 02 April 2014 | 00.57

CEC Kimia

BERITA KAMPUS - Di antara pelajaran IPA, pelajaran kimia adalah pelajaran yang paling tidak disukai dan diminati. Pelajaran kimia masih dianggap sesuatu yang baru dan sulit karena dipelajari secara serius baru di sekolah atas. Oleh karena itu, mahasiswa dan dosen berkreasi  supaya kimia lebih merakyat dan membumi misalnya dengan membuat batik motif kimia.

Di UNY satu-satunya jurusan  yang prodi kependidikan dan prodi ilmu murninya terakreditasi A hanya di Jurusan Pendidikan Kimia. Jadi, calon mahasiswa tidak perlu ragu untuk kuliah di Jurusan Pendidikan Kimia. Bagi para juara lomba ini akan mendapat prioritas untuk masuk ke Jurusan Pendidikan Kimia UNY.

Demikian disampaikan Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A., saat membuka acara final Chemistry And English Competition (CEC), di FMIPA, Sabtu (29/3/2014). Acara yang merupakan rangkaian Dies Natalis UNY ke-50 ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNY dan diikuti oleh peserta di antaranya dari Sumatera, Jawa, Bali, Madura, dll.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa dari tema “Build Your Creativity and Show  Up Your Intelegence”, teori psikologi tidak ada  orang yang tidak punya kreativitas. Dan kreativitas perlu dipupuk terus. Walaupun para siswa setiap semester menghadapi ujian yang hanya dituntut memilih satu jawaban yang benar, tidak berarti para siswa harus menutup diri dan tidak mengembangkan potensi kreatif.

Dosen dan guru dituntut harus siap mendidik mahasiswa/siswa untuk  bisa  memberikan jawaban yang berbeda dengan jawaban guru. Ini penting karena tantangan yang dihadapi generasi muda sekitar 10 atau 20 tahun mendatang akan berbeda dengan sekarang. Dengan begitu, mereka tidak boleh digiring untuk mendapatkan jawaban tunggal karena kemungkinan kebenaran bisa direspon dengan berbagai alternatif asal anak tersebut bisa memberikan justifikasi terhadap jawaban.

“Kalau anak tersebut diberi kesempatan untuk memberikan jawaban yang berbeda dengan gurunya maka kreativitasnya akan berkembang dikemudian hari. Hal ini karena dia sudah terbiasa dihargai kemampuan inovatifnya. Jadi kreatifitas anak berkembang jika guru/dosen bisa menghargai dan mengapresiasi temuan-temuan baru yang di tunjukkan oleh siswanya,” tambah Rochmat.

Sementara itu, Dekan FMIPA, Dr. Hartono, mengatakan, semua jurusan di FMIPA mempunyai acara lomba berskala nasional, dan kami mohon izin kepada Rektor, pihak fakultas menawarkan  para juara di ajang seperti ini untuk masuk UNY tanpa tes asal jurusannya linier.

“Setiap hari kita tidak bias lepas dari kimia, mulai dari sikat gigi, dll. Ilmu akan berguna atau menjadi petaka tergantung dari karakter orangnya. Sering orang menyelewengkan ilmu untuk keuntungan pribadinya. Tapi dengan karakter yang baik maka ilmu akan bermanfaat bagi sesama,” ungkapnya.

Kalau dilihat dari ilmu, MIPA merupakan ilmu primer bagi kehidupan manusia. Ada matematika yang kita gunakan untuk berhitung. Dalam fisika misalnya, telinga kita hanya bisa menangkap suara pada frekuensi tertentu saja, karena kalau semua frekuensi bisa ditangkap telinga maka manusia tidak bisa tidur. Begitu juga dengan ilmu IPA lainnya.

Para juara lomba tersebut yaitu: untuk Liga Kimia juara I SMA Kolose Loyola, juara II  SMKN 1 Temanggung, dan Juara III SMA Semesta Semarang. Untuk Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) juara I—III yaitu: SMK SMTI Yogyakarta, SMKN 1 Temanggung, dan SMAN 1 Klaten. Sementara untuk Writing Story Telling Contest (WSC): juara I SMAN 1 Klaten, juara II SMA Taruna Nusantara, dan juara III MAN 2 Banjarnegara.

Advertisement

 
Support : Aditya Nusantara | Imaka Malang | Defila Shop
Copyright © 2015. BERITA KAMPUS - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger