Latest Post

UI Buka Kesempatan Kuliah Online untuk Mahasiswa Indonesia

Written By Aditya Nusantara on Senin, 31 Maret 2014 | 00.07

BERITA KAMPUS - Dirjen Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggandeng UI sebagai salah satu perguruan tinggi dalam pilot project Pembelajaran Daring Indonesia Terbuka dan Terpadu (PDITT). Program pemerintah yang rencananya akan diresmikan pada April 2014 ini memungkinkan perkuliahan diakses seluas-luasnya oleh mahasiswa di seluruh Indonesia. Selain itu, lewat kuliah online atau dalam jaringan (daring) lintas universitas, mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan dari pakar yang tidak didapatkan di perguruan tinggi asalnya. Kuliah daring ini dapat diakses pada laman http://pditt.belajar.kemdikbud.go.id/.

Ketua Kantor Pelayanan dan Pengembangan Sumberdaya Pembelajaran (PPSP) UI, Gatot Fatwanto Hertono, Ph.D. mengungkapkan, saat ini UI telah menyiapkan diri untuk menyukseskan program tersebut. Kuliah daring dari UI dapat mulai diakses oleh mahasiswa non-UI pada semester mendatang (semester ganjil tahun ajaran 2014/2015). UI, kata dia, tengah menggodok aturan terkait administrasi akademik bagi mahasiswa non-UI yang ingin mengikuti perkuliahan daring tersebut. Lebih lanjut Gatot mengungkapkan, untuk semester depan, UI telah menyediakan enam mata kuliah daring, yaitu mata kuliah Pengantar Ilmu politik, Metabolisme, Akuntansi Keuangan 2, Advokasi Kesehatan, Machine Learning, dan Pemrograman Logika. "Akan difungsikan sebagai satu perkuliahan penuh pada September nanti," ucap Gatot.

Pada tahap awal penyelenggaraan PDITT, DIKTI mensyaratkan perkuliahan dapat diikuti oleh mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Untuk tahap pertama, materi perkuliahan disediakan dan dapat diakses oleh mahasiswa yang telah melakukan registrasi. Ke depannya, PDITT memungkinkan adanya interaksi berupa tanya jawab dan konsultasi dengan dosen pengampu. Lebih lanjut Gatot mengatakan, mahasiswa yang mengambil mata kuliah di UI akan mendapatkan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM). Dengan NPM tersebut, mahasiswa dapat mengakses perkuliahan daring di setiap semester yang diinginkan. Dalam perkuliahan daring ini, sistem penilaian yang diberikan kepada mahasiswa disamakan dengan sistem penilaian yang ada di UI. "Nantinya UI akan memberikan kredit berupa transkrip nilai, " kata Gatot lagi.

Dalam proram ini, DIKTI bertindak sebagai agregrator. Mahasiswa yang ingin mengikuti kuliah daring di perguruan tinggi yang dituju dapat mendaftarkan diri dan memilih mata kuliah yang diminati melalui DIKTI. Setelah itu, prosesnya akan berlangsung di perguruan tinggi masing-masing. Ke depannya, DIKTI membagi pengembangan program ini menjadi beberapa tahapan. Pada tahap selanjutnya, perguruan tinggi yang sebelumnya hanya mengikuti kuliah daring dapat turut menjadi penyelenggara kuliah daring. Hingga tahap keempat, perkuliahan daring ini ditargetkan dapat diikuti oleh masyarakat umum.

Terkait kuota, saat ini Gatot belum dapat memastikan jumlah maksimal mahasiswa untuk setiap mata kuliah dalam perkuliahan daring. Hal tersebut menurutnya masih akan disesuaikan dengan kesiapan dosen pengampu yang memberikan kuliah. Karena bertujuan untuk dapat diakses seluas mungkin, dosen harus dapat melayani banyak mahasiswa. Dalam perkuliahan daring ini, lanjutnya, mahasiswa dapat mengunduh rekaman perkuliahan dan materi-materi perkuliahan.

Selain UI, perguruan tinggi lain yang menyediakan perkuliahan daring ini ialah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), dan Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (Aptikom). Di UI, perkuliahan daring telah mulai diterapkan pada tahun 2002. Saat ini, di laman scele.ui.ac.id yang dikelola PPSP terdapat 800 mata kuliah dari seluruh fakultas yang dapat diakses oleh mahasiswa UI.

SIKAM Lampung UNJ Goes to School 2014

Sikam

BERITA KAMPUS - SIKAM Lampung UNJ untuk ketiga kalinya bekerjasama dengan UPT. Humas UNJ menyelenggarakan UNJ Goes to School 2014. Pada tahun ini UNJ Goes to School 2014 dilaksanakan pada tanggal 21-27 Januari 2014 di beberapa sekolah yang ada di Provinsi Lampung.

Nur Cahyanto, Ketua SIKAM Lampung UNJ menjelaskan tujuan diadakannya UNJ Goes to School 2014 ini adalah untuk membantu menyosialkan profil UNJ dan jalur masuknya serta memberikan motivasi kepada siswa-siswa SMA/SMK/MA yang ada di Provinsi Lampung agar lebih berani bersaing dengan siswa-siswa dari daerah lain.

Sebanyak tujuh sekolah yang dikunjungi oleh SIKAM Lampung UNJ, yaitu SMAN 1 Kalianda, SMAN 2 Kalianda, SMAN 5 Bandar Lampung, SMKN 3 Bandar Lampung, MA Diniyyah Putri Lampung, SMAN 1 Gadingrejo, dan SMAN 2 Gadingrejo. Kegiatan ini terbilang cukup sukses yang terlihat dari animo dan antusiasme para siswa serta banyaknya pertanyaan yang diajukan.

Drs. H. Iskandar, MM, Kepala Sekolah SMAN 2 Gadingrejo menyampaikan terimakasih banyak atas kunjungan SIKAM Lampung UNJ, beliau berharap agar kegiatan bermanfaat seperti ini dapat rutin diadakan setidaknya setahun sekali, sehingga para siswa tidak ketinggalan informasi mengenai jalur masuk PTN dan lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan. Kegiatan ini dapat terselenggara berkat kerjasama yang baik antar anggota SIKAM Lampung UNJ dan tentunya dukungan dari UPT. Humas UNJ. Diharapkan SIKAM Lampung UNJ Goes to School dapat terus terlaksana kedepannya.

PERESMIAN GEDUNG KULIAH DAN LABORATORIUM BIOLOGI MOLEKULER DAN SYUKURAN ATAS PREDIKAT AKREDITASI A FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA.

Written By Aditya Nusantara on Sabtu, 29 Maret 2014 | 10.54

PERESMIAN GEDUNG KULIAH

Bertempat di Kampus Madang Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, pada tanggal 19 Maret 2014 Rektor Universitas Sriwijaya Prof Badia Parizade, MBA meresmikan gedung kuliah dan Laboratorium Biologi Molekuker yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Pada acara tersebut juga dilakukan serah terima gedung dari PPK dr. Hj. Mariatul Fadhillah, MARS Kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dilanjutkan penanda-tanganan serah terima Dari KPA kepada Dekan Fakultas Kedokteran Unsri Dr. dr. Mohammad Zulkarnain, M.Med,Sc. Di kesempatan itu pula dilakukan penyerahan Sertifikat Akreditasi dari Rektor Unsri kepada Dekan FK Unsri yang dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada tim akreditasi FK Unsri yang diwakili oleh dr. KMS. Yakub Rahadiyanto, SpPK.

Peresmian yang dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Universitas Sriwijaya dan beberapa tamu baik dalam maupun luar negeri serta para civitas akademika, membuat acara menjadi sangat bermakna. Hal ini diungkapkan oleh panitia penyelenggara ketika peninjauan Rektor ke gedung baru. Dalam peninjauan Rektor ke gedung baru diselenggarakan juga show teleconference yang merupakan bagian dari terobosan Fakultas kedokteran dalam pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan berbasis teknologi informasi. Dalam pidatonya, Rektor Universitas Sriwijaya mengharapkan agar FK Unsri tetap mempertahankan dan meningkatkan Akreditasi A BAN-PT yang telah didapatkan. Terlebih lagi FK Unsri telah mendapati mahasiswanya menjadi juara di ajang internasional, seperti Ayu Jembar Sari, mahasiswi Kepaniteraan Prodi Kedokteran Gigi FK Unsri yang menjadi juara 3 di Kompetisi Penelitian Internasional di Pertemuan Tahunan Asosiasi Mahasiswa Kedokteran Gigi Internasional dan Persatuan Dokter Gigi Muda Dunia. Semoga dengan ditambahnya fasilitas ini FK Unsri terus berinovasi dan berprestasi.

KPI-FPPTNB Sinergi Kawal Penyiaran untuk Pendidikan Politik

UBT

KPI dan 13 kampus negeri yang tergabung dalam forum Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Baru (FPPTNB) sepakat untuk bersinergi dan bekerjasama dalam mengawal dunia penyiaran indonesia penandatanganan memorandum of understanding (MoU), Kamis (6/3) di Kantor KPI, Jalan Gajahmada No.8 Jakarta oleh Ketua KPI Pusat, Dr. Judhariksawan dan Prof. Dr. Bustami Rahman, MSc. selaku koordinator FPPTNB.

FPPTNB ini sendiri meliputi Universitas Bangka Belitung, Universitas Borneo Tarakan, Universitas Musamus Merauke, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Politeknik Negeri Batam, Politekni Negeri Nusa Utara, Politeknik Negeri Bengkalis, Politeknik Negeri Balikpapan, Politeknik Negeri Madura, Politeknik Negeri Fak-Fak, Politeknik Maritim Negeri Indonesia Semarang, dan Politeknik Negeri Madiun.

Ini sebuah langkah awal untuk melakukan kerjasama saling memberikan penguatan dalam memantau dan mengkaji permasalahan penyiaran, terutama berkenaan dengan penyiaran pemilu untuk memastikan penyiaran yang menggunakan frekuensi milik publik tidak dimanfaatkan secara parsial dan terbatas.

“Kami sangat berharap lembaga penyiaran memberikan pencerahan kepada publik, termasuk melakukan pendekatan maksimal agar masyarakat kita lebih melek media lalu cerdas politik dalam situasional pemilu 2014 ini, bukan sebaliknya,” kata Bustami yang juga Rektor Universitas Bangka Belitung.

Menurutnya, kalangan kampus berharap lembaga penyiaran harus dapat mengembalikan fungsi kepentingan media sebagai entitas pendidikan sosio politik yang dapat membesarkan dan menyemangati negeri ini, khususnya lagi bersegera menuntaskan kerja-kerja besar negeri ini kedepan. Setidaknya lewat eksistensi lembaga-lembaga penyiaran seperti televisi dan radio yang adil dan proporsional serta mampu menempatkan diri secara independen dan tidak condong (partisan), lanjut Bustami.

Ditambahkan Bustami, tingkat partisipasi publik dalam pemilu yang mengalami trend penurunan seharusnya dapat ditingkatkan oleh peran media penyiaran dalam menyajikan informasi kepemiluan secara utuh, adil dan berimbang. Harapannya, jangan sampai ada media yang terkooptasi karena dikhawatirkan akan menawarkan informasi yang tidak obyektif.

“Kalau ini dibiarkan akan tidak sehat bagi dunia penyiaran dan politik kita. Pengaruh dan jangkauan penyiaran khususnya televisi kan sangat luas. Sementara tidak semua masyarakat pemirsa TV sudah melek media dan politik ,” imbuh Bustami.

Karena itu dalam jangka menengah FPPTNB akan turut mendorong tumbuhnya komunitas-komunitas masyarakat yang bisa mengkritisi siaran serta menjadi pengamat siaran, bukan semata penikmat siaran. Di tingkat daerah, FPPTNB akan bersinergi dengan KPID untuk membangun kesadaran masyarakat di daerah terhadap pengaruh media, serta menggalakkan kajian dan penelitian tentang media untuk meningkatkan kualitas penyiaran Indonesia.

Apalagi positioning perguruan tinggi negeri dalam FPPTNB ini berbasis pada kawasan terdepan dan terluar. Penyiaran di daerah perbatasan juga akan menjadi perhatian ke depan, terkait dengan penegakan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari perspektif penyiaran.

KPI menyambut baik komitmen kalangan kampus untuk terlibat secara langsung dalam mengawal lembaga penyiaran agar tetap berada dalam koridor fungsinya sebagaimana dinyatakan undang-undang, yakni sebagai sarana informasi, pendidikan, hiburan yang sehat serta kontrol dan perekat sosial.

“KPI memang sangat memerlukan dukungan dan perspektif akademis yang dapat menilai dan memberikan masukan seputar penyiaran secara obyektif,” papar Judhariksawan.

Judhariksawan berharap akan semakin banyak kampus yang dapat bersinergi dengan KPI untuk merubah kondisi penyiaran menjadi lebih baik.

Mahasiswa FBS UNIMED Menggagas Perpustakaan Terapung Di Kampung Nelayan Belawan

perpustakaan_terapung_unimed

Gagasan Perpustakaan Terapung dimotori oleh mahasiswa Bahasa Inggris FBS Unimed yakni Irwan Saputra bekerjasama dengan para mahasiswa Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Berawal dari saudara Irwan Saputra mendatangi kawasan kampung nelayan Medan Belawan dengan tujuan untuk menikmati kuliner seafood di kawasan tersebut yang terkenal segar dan murah. Kemudian muncul ide untuk membuat sebuah pengabdian masyarakat di kawasan tersebut dikarenakan rasa prihatin atas paradigma realistis di tempat tersebut. Sehingga mereka mendiskusikan bersama dalam merancang satu gagasan menciptakan perpustakaan terapung.

Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas dan mutu anak-anak di kawasan kampung nelayan. Memberikan fasilitas bagi anak-anak kampung nelayan sebagai tempat untuk belajar, bermain, dan mendapatkan motivasi, dan menjalin hubungan baik antara mahasiswa (dan volunteer lainnya) dan masyarakat di kawasan Kampung Nelayan.

Kegiatan perpustakaan terapung diresmikan pada 26 januari 2014, para sukarelawan mengadakan pertemuan reguler setiap hari minggu pukul 14.00 – 16.00 wib untuk mengajar, bermain dan memotivasi anak-anak kawasan tersebut dengan berbagai macam metode fun learning. Lokasi kegiatan ini di Aula Kampung Nelayan, Kecamatan Medan-Belawan. Tempat ini adalah tempat sementara yang dipinjamkan oleh Kepala Lingkungan Kap. Nelayan.

Sedangkan sumber dana selama ini berasal dari sumbangan sukarela para dosen dan mahasiswa bahasa dan sastra Inggris, bantuan buku dan mainan edukasi dari UKM Kreatif, sumbangan donatur, dll. Tim HMJ Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengadakan kegiatan Perpustakaan Terapung sangat mengharapkan bantuan kita bersama seluruh civitas akademika Unimed untuk keberlanjutan kegiatan yang baik hasil dari ide dan kreatifitas mahasiswa ini.

Irwan Saputra mengatakan bahwa rencana kedepan kegiatan ini menjadi satu kegiatan yang berkelanjutan dengan mengembangkan perpustakaan terapung ke kampung nelayan yang ada di beberapa wilayah di Sumatera Utara, dalam rangka mensejahterakan pendidikan anak-anak wilayah pesisir. Semoga kami bisa lebih bersemangat dan berkreasi untuk kemajuan pendidikan di masyarakat pesisir.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang luar biasa, karena lahir dari keprihatikan mahasiswa terhadap situasi sosial masyarakat di daerah pesisir. Ini merupakan ide yang mendukung terlaksanakan tridarma perguruan tinggi dalam pengembangan pengabdian masyarakat. Kita berharap Unimed akan terus melahirkan ilmuan-ilmuan muda mahasiswa Unimed untuk mampu membaca situasi sosial masyarakat yang perlu kita bantu dan berdayakan. Sehingga akan lahir berbagai kegiatan-kegiatan produktif, sebagai wadah pengimplementasian ilmu-ilmu yang didapat di Unimed, untuk kemaslahatan masyarakat.

Advertisement

 
Support : Aditya Nusantara | Imaka Malang | Defila Shop
Copyright © 2015. BERITA KAMPUS - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger