UGM Wisuda 1.489 Lulusan Program Sarjana
Written By Aditya Nusantara on Selasa, 18 November 2014 | 19.46
Universitas Gadjah Mada kembali meluluskan 1.489 wisudawan/ wisudawati program sarjana, termasuk 4 lulusan dari Program Swadaya. Upacara wisuda Program Sarjana Periode I Tahun Akademik 2014/2015 berlangsung di Grha Sabha Pramana, Bulaksumur, Selasa (18/11) dengan dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D.
Sebanyak 1.489 lulusan program sarjana, terdiri dari 767 wisudawan (51,52 persen) dan 720 wisudawati (48,48 persen). Waktu tempuh studi rata-rata lulusan Program Sarjana kali ini adalah 4 tahun 4 bulan.
"Wisuda hari ini sedikit berbeda dari wisuda-wisuda sebelumnya, karena ketidak hadiran Rektor UGM. Bukan karena berhalangan hadir, namun Prof. Pratikno sejak tanggal 26 Oktober 2014 mendapat amanah sebagai Menteri Sekretaris Negara RI", kata Iwan Dwiprahasto mengawali sambutannya.
Dikatakannya, para lulusan UGM memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Jika lima tahun lalu, UGM mengirimkan seorang guru besar menjadi seorang Wakil Presiden yaitu Profesor Boediono, di tahun ini UGM kembali mengirimkan alumninya, Ir. Joko Widodo menjadi Presiden RI.
"Artinya, saudara-saudara memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Yang penting sesama S1 dilarang mendahului", paparnya.
Pesatnya Perkembangan Ilmu dan Teknologi
Dihadapan wisudawan/ wisudawati dan orang tua wali, Iwan Dwiprahasto menyatakan ilmu dan teknologi telah mengalami perkembangan yang sangat cepat. Apa-apa yang dimiliki dan dinikmati hari ini akan menjadi usang dan tidak dikenal lagi dalam 5 hingga 10 tahun mendatang.
Teknologi gadget, misalnya yang mengalami pembaharuan dan pergantian setiap 3-6 bulan. Jika tidak menggantinya dalam waktu setahun maka akan terasa usang.
"Demikian juga usia harapan hidup manusia kini menjadi lebih panjang. Ini antara lain juga karena ditemukannya berbagai terapi untuk penyakit yang dahulu tidak ada obatnya. Dengan diikuti kemajuan teknologi untuk mendeteksi penyakit pada stadium awal maka terapi akurat dapat segera diberikan", katanya.
Disebutkan usia harapan hidup warga Jogjakarta saat ini mencapai 74,2 tahun, merupakan terpanjang di Indonesia dan diperkirakan meningkat hingga 76,8 tahun di tahun 2025. Sementara di Jawa Timur hanya 72,1 tahun serta NTB dan NTT yang baru mencapai 68,5 tahun dan 66,7 tahun.
"Jadi kelak, jika umur saudara sudah mencapai 60 tahun, apabila pindah ke Jogja maka akan mendapat bonus tambahan usia antara 5-10 tahun", tuturnya.
Pada Wisuda Program Sarjana kali ini, tercatat waktu studi tersingkat di raih Riski Evitasari, Program studi Statistik, FMIPA dan Vina Hardyana Infantri, Fakultas Hukum yang berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 2 bulan. Sementara itu, sebanyak 91 orang atau 24,36 persen dinyatakan sebagai lulusan dengan predikat cumlaude, 999 orang atau 67,41 persen dengan predikat sangat memuaskan dan 399 orang atau 8,23 persen dengan predikat memuaskan.
Indeks Prestasi Kumulatif rata-rata lulusan Program Sarjana adalah 3,27. Sedangkan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi diraih Matin Nuhamunada dari Program Studi Biologi, Fakultas Biologi dengan IPK 3,99.
sumber : UGM
Raih Akreditasi A Tanpa Visitasi
Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undip meraih akreditasi A tanpa visitasi dengan skor 387, hal ini menjadikan Manajemen sebagai salah satu jurusan terbaik yang dimiliki Undip ujar Ketua Jurusan Manajemen FEB Undip Suharnomo dalam acara tasyakuran Akreditasi di Gedung Jurusan Manajemen FEB Undip Tembalang Senin (17/11) siang.
"Skor 387 yang diperoleh oleh jurusan manajemen ini tergolong tinggi, sehingga tidak perlu divisitasi. Suatu program studi dapat akreditasi A jika jurusan tersebut memperoleh nilai minimal 361. namun nilai dengan kisaran 361-366 masih perlu divisitasi. sehingga ini merupakan kebanggaan tersendiri" ujar Suharnomo.
"Akreditasi sendiri menurut kami sangat mencerminkan kualitas dari suatu program studi karena disitu dinilai semua hal yang berkaitan dengan proses belajar mengajar hingga lulusan. pada setiap lulusan kami selalu memantau alumni, jadi setiap kelulusan akan diangkat ketua sehingga dapat dengan mudah kami pantau, kami juga memanfaatkan berbagai media sosial guna menjalin kedekatan dengan alumni dan juga memperoleh masukan mengenai perkembangan kebutuhan dunia kerja saat ini"
"Sebentar lagi kita akan dihadapkan dengan pasar bebas 2015, untuk itu pasar kerja juga tidak terbatas pada nasional saja akan tetapi internasional, untuk itu juga kami sudah mempersiapkan dengan adanya kelas berbahasa Inggris, sehingga mahasiswa mulai terbiasa sejak di bangku kuliah, jurusan manajemen juga melakukan KKL di Luar negeri seperti singapura dan malaysia, sehingga mahasiswa dapat mengetahui dunia kerja pada skala internasional. Masalah utama dalam menghadapi pasar bebas adalah kurang percaya dirinya lulusan perguruan tinggi di Indonesia, untuk itu kami sudah membekali softskill mahasiswa sehingga mereka lebih pede untuk bersaing dalam taraf global, karena sebetulnya kita dapat bersaing dengan negara-negara lain" ujarnya.
sumber : undip
Mobil Garnesa Raih Peringkat ke-3 Nasional
Written By Aditya Nusantara on Senin, 27 Oktober 2014 | 18.32
Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) 2014 telah dihelat pada Kamis – Minggu (16--19/10/2014) di Kenpark Circuit Kenjeran Surabaya. Dalam kompetisi yang bertemakan “Innovate and Inspire” itu yang menjadi tuan rumah adalah ITS. Kompetisi itu diikuti oleh seluruh universitas, institut, dan Politeknik di seluruh Indonesia untuk menguji kemampuan merancang dan membangun kendaraan yang aman, irit, dan ramah lingkungan.
Garnesa (Garuda Unesa), tim mobil listrik Unesa berhasil meraih peringkat ke-3 pada IEMC 2014 dalam kategori urban concept kelas listrik. Tim yang beranggotakan Andi Ferianto (manager) , Ferry Ferrari Ahmad (driver and mechanic) , Pandu Arista (chasis manajer), M. Taufiqurrohman (accesoris manager), Bidia (wearing diagram), Candra T.K (second driver), Hanifah M (non teknis) mampu meraih pencapaian konsumsi listrik hanya 64,2 km/kwh.
“Walaupun tidak sesuai dengan prediksi kita, namun kami merasa bersyukur bisa menempati peringkat ke-3 nasional. Ini bukanlah hasil yang terbaik, namun inilah jalan kami sebelum menjadi juara 1 yang takterkalahkan,” tegas Faqihuddin, general manajer Garnesa.
Kompetisi mobil hemat energi tingkat nasional di bawah naungan Direktorat Pendidikan Nasional itu terdiri dari dua kategori, yakni kategori prototype dan urban concept. Kedua kategori itu sendiri terdiri dari empat kelas ,yakni bahan bakar bensin, diesel, listrik, dan etanol. Ajang itu diikuti oleh 68 tim dari 40 universitas negeri se-Indonesia.
Sementara itu, Garnesa mengikuti 2 cabang lomba sekaligus, yakni tipe urban concept dan prototype dengan kelas diesel dan listrik. Dalam urban concept, tampilan kendaraan mirip dengan mobil pada umumnya dengan syarat beroda 4 yang berpendorong energi fosil sedangkan dalam prototype, berupa kendaraan masa depan dengan desain khusus yang lebih mengejar pada aspek aerodinamika.
sumber : UNESA
Tim Aplikasi Quick Disaster UGM Raih Global Winner di London
Written By Aditya Nusantara on Sabtu, 05 Juli 2014 | 06.59
BERITA KAMPUS - Aplikasi bencana karya mahasiswa UGM berhasil mendapatkan penghargaan Global Winner dalam kompetisi aplikasi yang diadakan Bank Dunia “Code For Resilience” di London pada 30 Juni 2014. Aplikasi Quick Disaster yang dikembangkan oleh empat mahasiswa Prodi Ilmu Komputer dan satu mahasiswa Prodi Geofisika, yaitu Daniel Oscar Baskoro (Project Manager), Zamahsyari (Programer), Bahrunnur (Programer), Sabrina Woro Anggraini (Copy writer), dan Maulana Rizki Aditama (Data Analyst) berhasil mendapat trofi pada acara penghargaan Understanding Risk Forum, di ExCel, London.
Penyerahan penghargaan dihadiri ratusan kalangan professional. Diantaranya Walikota London, pejabat dari Bank Dunia dan mitra-mitra (Google, Microsoft, Mozilla, Net Hope, dsb), serta jurnalis dari media-media di seluruh dunia.
Oscar Baskoro selaku Project Manager menjelaskan, peserta kompetisi aplikasi berasal dari seluruh negara di dunia. Tim Quick Disaster berhasil melewati proses kompetisi setelah diseleksi awal berhasil terpilih sepuluh besar, dan kemudian terpilih menjadi Global Winner.
Dewan Juri pada kompetisi ini terdiri dari 9 orang yang merupakan kalangan professional dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. “Terpilihnya Quick Disaster menjadi juara Global Winner merupakan hal yang sangat luar biasa dan menggembirakan, proses riset yang kami lakukan di kampus ternyata dapat membuahkan hasil dan mampu menunjukan kalau karya anak bangsa mampu bersaing di tingkat dunia,” kata Oscar, Project Manager Quick Disaster, Selasa (1/7).
Kata Oscar, Aplikasi Quick Disaster merupakan aplikasi untuk mengantisipasi bencana alam yang dikembangkan pada wearable devices Google Glass dan kini sudah pada tahap pengembangan versi 2.0. Dengan menggunakan aplikasi Quick Disaster maka pengguna akan mendapatkan 3 bagian informasi penting tentang bencana: sebelum bencana, menampilkan informasi riwayat bencana suatu daerah; saat bencana, menampilkan informasi solusi ketika terjadi bencana; dan pasca bencana, rehabilitasi dengan fitur integrasi foto pengguna pada daerah bencana dengan social media.
UM-PTAIN: Calon Mahasiswa Peminat UIN Maliki Naik Hingga 20%
Written By Aditya Nusantara on Rabu, 25 Juni 2014 | 17.04
GEMA - Kesekian kalinya, UIN Maliki turut serta menjadi panitia penyelenggara ujian seleksi mahasiswa baru.
Ujian Masuk Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (UM-PTAIN) kali ini, serempak diselenggarakan oleh STAIN, IAIN, dan UIN se-Indonesia. Tercatat 1889 calon mahasiswa yang mengikuti seleksi ujian di Kampus Ulul Albab. Tercatat pula 3563 peserta diseluruh Indonesia yang berminat untuk masuk di Kampus Hijau ini. “Dari sekian ribu peserta yang terdaftar dan mengikuti ujian di UIN Maliki, hanya 526 calon mahasiswa yang akan diterima,” papar Ketua Biro Akademik Kampus (BAK) Nur Chalidah (24/6).
Wanita kelahiran Malang tersebut juga memaparkan bahwa pada tahun ini, peminat Kampus Ulul Albab naik kisaran 20% dari tahun sebelumnya. Persentase tersebut diperoleh dari setiap data yang tercatat pada semua jalur seleksi. Baik jalur SNMPTN, SBMPTN, UM-PTAIN, Mandiri Tertulis, dan Mandiri Prestasi. “Sekian banyak jurusan yang ada di kampus ini, Jurusan Farmasi paling banyak peminatnya,” paparnya pula.
Iffi (18th) salah satu peserta UM-PTAIN mengutarakan bahwa sudah kedua kalinya mengikuti ujian seleksi masuk perguruan tinggi. Pertama mengikuti seleksi jalur SBMPTN, dan terahir mengikuti ujian seleksi UM-PTAIN. Calon mahasiswi lulusan MAN Pesanggaran Banyuwangi tersebut juga memaparkan bahwa disetiap ujian seleksi yang diikutinya, ia memilih untuk masuk di UIN Maliki. “Pada jalur SBMPTN, saya memilih Jurusan Farmasi dan Arsitektur UIN Maliki dan jalur ini pun sama,” urainya. Ia juga menuturkan bahwa pilihannya pada UIN Maliki atas dasar keinginan sendiri dan atas pertimbangan ma’had yang ada di dalamnya.
Lilik, Anak Petani yang Lulus Cumlaude
Written By Aditya Nusantara on Minggu, 22 Juni 2014 | 09.53
JAKARTA - Semakin banyak pemuda Indonesia yang berhasil mematahkan ungkapan keterbatasan ekonomi menjadi penghambat berprestasi. Lilik Endrawati menambah panjang daftar tersebut. Berasal dari keluarga petani, dia berhasil menambatkan pendidikan sarjana di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Lilik mengaku tidak pernah menyangka bisa mendapatkan peringkat terbaik di tingkat Fakultas Ilmu Sosial (FIS) pada wisuda Unesa kali ini. Dia berhasil meraih gelar S.Sos dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,74 dengan predikat cumlaude.
Meski meraih peringkat terbaik, Lilik justru selalu mengingatkan diri untuk rendah hati dan bersyukur atas prestasi tersebut. "Kunci suksesnya karena usaha dan doa. Terutama doa orangtua saya di sana," kata Lilik, seperti dikutip dari laman Unesa, Jumat (20/6/2014).
Gadis berkulit sawo matang itu meraih gelar sarjana dengan skripsi yang berjudul "Analisis Diskursus Media pada Kasus Hubungan Seks Incest" dengan masa kuliah delapan semester. Sadar penghasilan orangtuanya sebagai petani pas-pasan, mahasiswa asal Tuban itu mencari sendiri biaya untuk perkuliahannya.
Bekerja untuk memenuhi biaya kuliah serta tekun belajar untuk meraih nilai terbaik tidak menghentikan Lilik untuk aktif dalam organisasi. Selama kuliah ia juga aktif dalam beberapa organisasi yakni sekertaris Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) FIS dan pengelolahan jurnal ilmiah tingkat prodi Sosiologi.
Dia percaya, keterlibatan dalam organisasi dapat membentuk karakter diri yang bermanfaat ketika kelak terjun ke dunia kerja. "Kita harus menimba ilmu juga dalam bidang organisasi untuk menambah pengalaman pribadi dan membentuk karakter diri," urai dara kelahiran 17 Juli 1991 itu.
sumber : http://kampus.okezone.com/read/2014/06/19/373/1001366/lilik-anak-petani-yang-lulus-cumlaude
Wisuda Periode III Tahun Akademik 2013/2014 UNVERSITAS SAM RATULANGI
Written By Aditya Nusantara on Jumat, 11 April 2014 | 12.41
BERITA KAMPUS - Sebanyak 634 orang wisudawan telah dilepas oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Pelaksana Tugas Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, MS., pada hari Selasa 11 Maret 2014 bertempat di Auditorium UNSRAT, Kleak, Manado. Wisudawan terdiri dari lulusan program Sarjana, Magister, Profesi, dan Dokter Spesialis-1.
Dalam upacara wisuda yang juga dihadiri oleh Kapolda Sulut Brigjen Pol. Jimmy Palmer Sinaga, SH, MH., Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE, M.Si; pewakil Danlantamal Manado Bitung, dan pewakil Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Plt Rektor UNSRAT menyampaikan penyesalan yang mendalam atas terjadinya peristiwa Rabu kelabu 5 Maret 2014 yang telah mengakibatkan terbakarnya sarana perkuliahan Fakultas Teknik, juga sepeda motor dan korban luka-luka, baik mahasiswa maupun aparat kepolisian. Rektor menghimbau agar semua pihak untuk menahan diri dan menyelesaikan setiap permasalahan di internal kampus dengan kebersamaan. Selain itu, Plt Rektor Unsrat juga menyampaikan beberapa pesan penting menuju kesuksesan kepada para wisudawan:
- Dalam menuju kesuksesan dalam dunia kerja tidak ada jalan pintas. Spirit yang tinggi untuk sukses dengan jalan yang benar harus menjadi bahagian karakter yang harus dijaga dan dipertahankan sepanjang hayat. Untuk itu harus anda bekerja sebaik-baiknya supaya orang melihat siapa anda. Sekarang penilaian sudah dilakukan secara profesional, siapa yang baik akan bisa maju dan dipromosikan. Tidak mesti yang senior kalau dia tidak baik atau kinerja yang baik.
- Saudara harus lebih banyak memberi daripada menerima dimanapun berada. Seandainya Saudara-saudara menerima lebih sedikit dari yang diberikan, maka anggaplah kelebihan tersebut sebagai investasi untuk akhirat dan seandainya Saudara ikhlas memberi kelebihan tersebut kepada orang atau di tempat Saudara bekerja, yakinilah bahwa banyak pintu rezki, kemudahan dan peluang yang terbuka untuk Saudara-suadara yang sama sekali tidak terduga sebelumnya.
- Jadilah Saudara sebagai bahagian dari problem solver (penyelesaian masalah) dimanapun berada dan jangan sekali-kali menjadi sumber masalah.
- Jangan sampai berputus asa. Bila tidak berhasil di satu tempat belum tentu ditempat lain tidak ada. Mungkin justeru anda akan mendapatkan yang lebih baik.
- Kemampuan atau prestasi akademik sangat diperlukan dan harus ditingkatkan terus menerus sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, jangan berpuas diri dengan apa yang ada sekarang.
- Jangan sampai mengabaikan kewajiban kepada orang tua yang tidak kenal lelah mengasuh dan membesarkan Saudara-saudara. Semakin dekat Saudara-saudara dengan orangtua, semakin dekat pula kesuksesan yang Saudara-saudara cita-citakan. Kita harus menyadari bahwa ridha Tuhan YMK melaui doa dan restu orang tua. Oleh sebab itu saya betul-betul berpesan kepada Saudara semua “jangan sekali-kali menyingkirkan peran orang tua Saudara dan keluarga pada saat mengejar dan setelah mencapai kesuksesan”.
- Saudara-saudara perlu membiasakan diri untuk membaca kisah-kisah orang sukses, terutama orang-orang sukses pada usia muda karena orang sukses tidak lahir dari keluarga mapan.
- Jangan terlalu berharap jadi PNS, karena formasi PNS sudah semakin sedikit. Bahkan sejak tahun 2011-2012 dilakukan moratorium penerimaan PNS. Baru dibuka tahun lalu untuk penerimaan tahun sekarang. Ada ketentuan bagi kab/ kota yang anggaran untuk aparaturnya telah melebihi 50% APBD, tidak dibolehkan lagi menerima CPNS.
- Carilah lapangan kerja profesional, kalau bias justeru kembangkan jiwa kewirausahaan yang telah anda peroleh dimasa kuliah. Karena sejak tahun 2007 DIKTI sudah mengembangkan kewirausahaan bagi mahasiswa. Jadi pengusaha justeru jadi terbuka kesempatan untuk menjadi apasaja. Jadi PNS gerakan agak terbatas.
Upacara wisuda yang merupakan bagian dari Rapat Terbuka Senat UNSRAT dibuka dan ditutup oleh Ketua Senat, Prof. Dr. Ir. Ruddy Tenda, DEA., didampingi Sekretaris Senat, Prof. Ir. Kawilarang W.A. Masengi, M.Sc, Ph.D.
Turut hadir dalam upacara tersebut yaitu para anggota Senat Unsrat, keluarga wisudawan, dan undangan lainnya.
2.914 Pendaftar SNMPTN di UNPATTI
BERITA KAMPUS — Pendaftaran SNMPTN telah ditutup sejak 31 Maret 2014 pada pukul 18.00 WIB, begitu juga pendaftaran Bidikmisi yang telah ditutup lebih awal. Siswa yang mendaftar di UNPATTI sebanyak 2.914 siswa, sementara pendaftar Bidikmisi sebanyak 254 siswa.
Pendaftaran PDSS dan SNMPTN kali ini dilakukan dengan dua cara, yaitu secara online seperti tahun lalu, dan secara offline. Pendaftaran secara offline hanya diberikan khusus kepada 10 universitas saja, yang wilayahnya masih susah untuk mendapatkan akses internet. Hanya sayangnya, hal ini dilakukan dengan batasan waktu yang terlalu sempit sehingga tidak dapat menjangkau seluruh SMA/sederajat di Provinsi Maluku.
Dari keseluruhan pendaftar SNMPTN, yang memilih UNPATTI sebagai pilihan pertama sebanyak 1.724 siswa, sedangkan yang memilih UNPATTI sebagai pilihan kedua sebanyak 1.190 siswa. Para pendaftar ini terdiri dari jurusan SMA IPA (1.865), SMA IPS (843), SMA Bahasa (20), MA IPA (124), dan MA IPS (62). Jumlah ini sedikit lebih banyak dibandingkan jumlah pendaftar pada tahun lalu.
UNPATTI ternyata tidak hanya diminati oleh siswa yang berasal dari Provinsi Maluku saja, terbukti ada sebanyak 226 pendaftar yang berasal dari sekolah-sekolah di provinsi lainnya. Hal ini juga meningkat bila dibandingkan dengan pendaftar pada tahun 2013. Pendaftar dari Maluku sendiri berjumlah 2.688 siswa yang mendaftar dari 58 SMA/sederajat. Hal ini dirasakan masih sangat kurang bila dibandingkan dengan jumlah SMA/sederajat yang ada di Maluku.
Dari jumlah 354 SMA/sederajat hanya 58 sekolah saja yang mendaftarkan siswanya, yang terdiri dari Kota Ambon sebanyak 22 sekolah (1.491 siswa), Kabupaten Maluku Tengah 21 sekolah (501 siswa), Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sebanyak 5 sekolah (193 siswa), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sebanyak 1 sekolah (1 siswa), Kabupaten Maluku Tenggara sebanyak 5 sekolah (125 siswa), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) sebanyak 3 sekolah (118 siswa), Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sebanyak 3 sekolah (112 siswa), Kota Tual sebanyak 3 sekolah (76 siswa), Kabupaten Buru sebanyak 3 sekolah (55 siswa), Kabupaten Buru Selatan sebanyak 1 sekolah (27 siswa). Hanya Kabupaten Kepulauan Aru saja yang tidak mendaftarkan siswanya sama sekali.
Pemilihan program studi tersebar di seluruh program studi yang ada di UNPATTI. Enam program studi terbanyak yang dipilih oleh calon mahasiswa adalah Pendidikan Kedokteran (654),Pendidikan Biologi (415), Akuntansi (271), Ilmu Hukum (261), Biologi (219), dan Pendidikan Kimia (209). Sedangkan 10 program studi yang sedikit peminatnya adalah, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (29), Agroekoteknologi (24), Budidaya Perairan (19), Teknik Sistim Perkapalan (18), Pendidika Bahasa Indonesia (13), Pendidikan Bahasa Inggeris (13), Pendidikan Luar Sekolah (9), Pendidikan Bahasa Jerman (7), Peternakan (7), dan Penjaskesrek (2).
Satu Dasawarsa: Wacanakan Pemimpin Negeri, Mantapkan WCU
Written By Aditya Nusantara on Kamis, 10 April 2014 | 16.57
BERITA KAMPUS - Tepat satu dasawarsa UIN Maliki turut mewarnai dunia pendidikan di Indonesia. Integritas lembaga selalu dimatangkan oleh segenap civitas akademika. Prestasi pun selalu silih berganti menghampiri lembaga ini. Baik kepemimpinan pada periode Imam Suprayogo hingga kepemimpinan Mudjia Rahardjo sekarang ini. Prestasi mulai dari akreditas institusi dengan nilai A, masuk dalam kategori BLU terbaik se-Indonesia, Jumlah mahasiswa asing terbanyak dari setiap PTAI, hingga peringkat ke-1 Webometrik PTAIN se-Indonesia. Kampus yang terintegrasi dengan pendidikan ma’had ini sekarang semakin yakin dalam mewujudkan lembaga yang bertaraf internasional (WCU).
Dalam momentum satu dasawarsa ini pula, kampus ulul albab menggelar seminar nasional pada Sabtu (5/4) di gedung rektorat Lt-5. Diskusi antar jajaran dosen dan segenap mahasiswa dalam seminar tersebut turut menghadirkan pakar politik ternama. Pertama, Ramlan Surbakti pakar politik dari UNAIR Surabaya, Fachry Ali dan J. Kristiadi yang keduanya merupakan pengamat politik dari Jakarta. Diskusi tersebut mengangkat topik Menakar Peluang Para Calon Presiden dan Masa Depan Bangsa. Topik seminar tersebut sebagai tanggapan terhadap pemilu tahun ini.
“Selain memiliki kompetensi akademik yang matang, mahasiswa harus tanggap terhadap dunia politik yang hangat di negeri ini,” ungkap Mudjia Rahardjo dalam sambutannya. Rektor kelahiran Blitar tersebut menegaskan bahwa mahasiswa pada lima tahun yang akan datang akan turut mewarnai dunia politik. Maka seyogyanya mahasiswa mampu memahami perpolitikan yang sedang terjadi. Sehingga kedepan mampu berkecimpung dan patut menjadi kandidat pemimpin negeri ini.
Salah satu pemateri J. Kristiadi mengatakan bahwa sosok pemimpin ideal di mata masyarakat sekarang adalah mereka yang tidak segan berbaur dalam masyarakat. Berbaur dalam artian tanggap terhadap polemik yang terjadi di masyarkat. Mendengar aspirasi rakyat dan lekas merealisasikannya. Tidak heran jika masyarakat memandang dan mengidolakan satu calon presiden yang mempunyai kapabilitas tersebut. “Modal pencitraan diri yang baik dan jelas kinerjanya, juga menjadi salah satu hal yang perlu dimiliki oleh setiap calon presiden sekarang ini,” ungkapnya.
Singgah ke Indonesia, Bill Gates Melipir ke UGM
Written By Aditya Nusantara on Rabu, 09 April 2014 | 05.00
BERITA KAMPUS - Kedatangan orang terkaya di dunia sekaligus pendiri Microsoft, Bill Gates, ternyata tidak ke Jakarta untuk meresmikan Indonesia Health Fund (IHF) saja, Bill Gates sebelumnya diketahui juga mengunjungi Yogyakarta yakni ke Universitas Gadjah Mada (UGM). Kira-kira, ngapain saja ya selama di UGM?
Di UGM, pendiri Bill & Melinda Gates Foundation ini memberikan apresiasi terhadap program pengabdian masyarakat UGM saat berkunjung pada Sabtu, 5 April lalu. Dalam kunjungan selama 1,5 jam ke Fakultas Kedokteran (FK) UGM, Bill Gates bertemu dengan Rektor UGM, Prof. Dr. Pratikno M.Soc.Sc,.
Pratikno memberikan sambutan atas kunjungan Bill Gates ke UGM. Mengenal Bill Gates sebagai tokoh yang sangat besar perhatiannya dalam pengabdian masyarakat, Pratikno menjelaskan bahwa UGM merupakan university of the people.
"Dulu UGM dibentuk oleh masyarakat Indonesia untuk rakyat Indonesia. Saat ini salah satu program unggulan yang dimiliki UGM adalah pengabdian dan pemberdayaan masyarakat UGM melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN)," ujarnya seperti dilansir dari laman UGM, Selasa (8/4/2014).
Dia melanjutkan, KKN UGM diawali dengan pengiriman guru bantu ke daerah yang membutuhkan. "Saat ini KKN dilakukan secara multidisiplin dan bertujuan untuk memecahkan berbagai masalah bangsa seperti kesehatan, kebencanaan, energi terbarukan, dan lain-lain," ucapnya.
Bill Gates pun mengapresiasi pengabdian dan pemberdayaan masyarakat UGM. "Program UGM ini sangat menarik karena sifatnya yang multidisiplin dan diperkuat oleh sumber daya pengetahuan indegeneous," ungkap pria asal Amerika Serikat (AS) itu.
Selain itu, Gates juga mengakui ketertarikannya untuk mengenal UGM lebih dekat dan menjalin kerja sama. "Saya akan berkunjung kembali ke kampus UGM dalam waktu yang lebih lama agar dapat bertemu dengan mahasiswa UGM," tuturnya.
Salah satu tujuan kunjungan Bill Gates ke UGM adalah melihat penelitian Dengue yang dikembangkan oleh Eliminate Dengue Project-Yogyakarta. Eliminate Dengue Project sendiri merupakan riset yang dipimpin oleh FK UGM dan didanai sepenuhnya oleh Yayasan Tahija, Indonesia.
Bill Gates tertarik melihat perkembangan penelitian ini di Indonesia karena Foundation for the National Institutes of Health melalui Grand Challenges in Global Health dari Bill & Melinda Gates Foundation mendukung Eliminate Dengue Program-Global yang dilaksanakan di negara-negara lain, seperti Australia, Vietnam, Brasil, Kolombia, China dan Singapura, dengan peneliti utama dari Faculty of Science, Monash University.
Unesa Ditunjuk Jadi Tim Pemindai UN se-Jawa Timur
BERITA KAMPUS - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menjadi tim pemindai Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA tahun ajaran 2013/2014 se-Jawa Timur.
Tidak hanya Unesa saja, tapi juga bersama kampus lainnya yang ditunjuk yakni Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.
Kepala Puskom Unesa, Edy Sulistyo menyebutkan, sebanyak 711 ribu lembar jawaban komputer (LJK) akan dipindai di bawah arahan Edy Sulistyo. Sejak beberapa tahun yang lalu, Unesa sudah menjalin untuk mengemban tugas sebagai tim pemindai UN. Pemindaian tersebut menerapkan sistem Zero Error yang merupakan sebuah kebijakan dari pemerintah yang tidak boleh merugikan peserta ujian.
"Siswa harus punya nilai, misalnya ada kesalahan yang diakukan siswa seperti lupa menuliskan kode soal, nomor peserta maka panitia pemindai wajib melacak asal siswa tersebut hingga lembar jawaban tersebut layak untuk dipindai," ujarnya seperti dilansir dari laman Unesa, Selasa (8/4/2014).
Unesa menyiapkan alat untuk pemindai sebanyak 10 scanner dan satu cadangan. Bila dihitung maksimal, kecepatan alat scanner tersebut mampu memindai sedikitnya 5.000 lembar per detik. "Kita diberi waktu selama delapan hari dalam melakukan pemindaian," ucapnya.
Dia mengimbau kepada para peserta dan panitia penjaga di sekolah agar tetap memperhatikan setiap peraturan yang ada karena bakal berdampak fatal.
"Tahun lalu saat tahun ajaran 2012/2013 ada masalah dari sekolah di Jombang. Kepala Sekolah (Kepsek) datang bersama Diknas Kabupaten Jombang menanyakan lembar soal siswanya yang dinyatakan tidak lulus. Kita bisa menunjukkan karena berkas LJK setelah discaning tetap tersimpan rapi. Ternyata siswa tersebut mengerjakan dua paket soal berbeda tanpa ada keterangan di berita acara," ungkap Dosen Teknik Elektro Unesa itu.
Oleh karena itu, pada proses scanning ada yang tidak terbaca dan dampaknya siswa tidak lulus. Namun siswa yang tidak lulus tersebut berhak menanyakan mengapa dia tidak lulus dengan syarat bersama pihak sekolah dan Diknas Kabupaten yang bersangkutan.
Jika memang hanya sebatas kesalahan seperti ini bisa diatasi karena kesalahan bukan terletak di jawaban siswa yang salah. Namun, yang berhak mengganti lulus setidaknya tetap dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Puspendik. "Jadi, kita cuma melakukan pemindaian dan mengirimkan ke Jakarta," tuturnya.
Hadiri Pelatihan Mahasiswa, Risma Beri Wejangan
Written By Aditya Nusantara on Selasa, 08 April 2014 | 17.01
BERITA KAMPUS - Ada yang berbeda dalam gelaran bertajuk Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM TM) IX FTSP ITS 2014. Kali ini, panitia turut mengundang salah satu walikota terbaik di dunia, Ir Tri Rismaharini MT, Walikota Surabaya. Tak ayal, ia pun memberikan beberapa wejangan kepada para peserta pelatihan tentang manajemen organisasi ini, Rabu (3/4).
Sedikitnya, terdapat lima hal yang ia sampaikan dalam pelatihan yang dihelat di gedung Dinas Pendidikan Surabaya ini. Pertama mengenai karakter pemimpin yang baik, yakni yang memiliki prinsip yang kuat. Sebab, apabila tidak memiliki sifat tersebut dikhawatirkan bisa digoyahkan oleh orang lain saat sedang mengambil kebijakan. "Saya sendiri, saya akui kalau punya sifat keras kepala, kalau tidak begitu bisa plin plan nanti," tegas Risma.
Kedua, ia mengatakan ketika dihadapkan pada sebuah keputusan penting, haruslah diperhitungkan dampak dan konsekuensinya sebelum keputusan tersebut diambil. Sama halnya seperti pengalamannya selama ini, ketika ia membuat keputusan maka selalu memiliki alasan yang kuat. "Jadi kalau ada demonstrasi kita tidak akan lari," ujar alumni Jurusan Arsitektur ITS ini.
Kemudian, ia juga berpesan agar menjadi seorang pemimpin yang berani dan bisa mengevaluasi kegagalan-kegagalan sebelumnya. Dengan latar belakang sarjana arsitek dan sipil, ia tak jarang membuat kebijakan dengan dasar logika. Sehingga, dengan ilmu wawasan perencanaan yang dimilikinya, ia bisa memprediksi dampak keputusannya nanti.
Keempat, tak lupa ia mengungkapkan agar bisa memiliki pola kerja yang sistemik. Pasalnya, dengan memahami sistem dan menerapkannya pada staf, Risma menjamin bisa turut mendukung program yang telah disusun. "Kalau ada staf yang tidak patuh ya langsung dikeluarkan saja, komunikasi dengan baik ke bawahan juga sangat penting," lanjut wanita yang menjabat sebagai Walikota Surabaya sejak September 2010 itu.
Terakhir, mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya itu menuturkan seberapa penting seseorang untuk orang lain di sekitarnya. Menurutnya, banyak masyarakat yang masih membutuhkan pertolongan para pemimpin. ''Terlebih hal ini seharusnya menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta LKMM ini,'' tambahnya.
Ia pun dengan tangan terbuka berjanji akan selalu mendukung program-program mahasiswa yang bergerak di bidang sosial. "Karena banyak sekali masalah sosial di luar sana yang membutuhkan bantuan kita, oleh sebab itu marilah kita hendaknya saling membantu satu sama lain," tutur wanita berusia 52 tahun ini.
Pendaftar Unesa Tembus 41.408 Calon Mahasiswa
BERITA KAMPUS - Pada detik terakhir, 31 Maret 2014, pukul 24.00, Unesa disesaki 41.408 calon mahasiswa, baik pilihan I atau II. "Mereka akan bersaing untuk memperebutkan 2.410 kursi," ujar Suyatno, kepala Humas Unesa. Dari jumlah tersebut, terdapat 12.379 pendaftar dari jalur bidik misi.
Prodi atau jurusan yang berada di urutan 1 sampai10 dengan pendaftarnya adalah Manajemen (6.214 pendaftar); PGSD (3.789); Akuntansi (3.147); Psikologi (2.496); Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (2.112); Ilmu Administrasi Negara (1.883); Teknik Sipil (1.853); Pendidikan Teknologi Informasi (1.849); Pendidikan Bahasa Inggris (1.658); dan Pendidikan Administrasi Perkantoran (1.574). Prodi tersebut merupakan terfavorit dipilih oleh calon mahasiswa. "Prodi lainnya mempunyai pendaftar antara 151 s.d. 1.400 calon mahasiswa," tambah Pak Yatno.
Prodi yang paling sedikit peminatnya adalah Pendidikan bahasa Jerman dengan 151 calon mahasiswa. Kemudian, prodi Ilmu Keolahragaan dengan 171 peminat. Pendaftar tersebut akan diambil 50% dari jumlah total mahasiswa yang akan diterima Unesa. "Mereka akan diverifikasi sehingga benar-benar diperoleh calon mahasiswa yang terbaik," kata dosen bahasa Indonesia itu.
Prodi Politik Islam Gelar Pembekalan Pemilu 2014
BERITA KAMPUS - Jurusan Politik Islam Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Ampel pada tanggal 1 April 2014 menggelar "Pembekalan dan Bimbingan Teknis Gerakan Sejuta Relawan" di Auditorium UIN Sunan Ampel. Hadir sebagai Narasumber Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur Dr. Sufiyanto, M.Si, Komisioner KPU Jawa Timur periode 2009-2014 Agus Mahfudz Fauzi, M.Si dan Dosen Departemen Ilmu Politik Unair sekaligus Ketua Asosiasi Ilmu Politik (AIPI) Surabaya Priyatmoko, MA.
Kegiatan Pembekalan dan Bimbingan Teknis Gerakan Sejuta Relawan ini merupakan ihtiar untuk melakukan penguatan kapasitas maupun kuantitas pengawasan pemilu dengan melibatkan elemen perguruan tinggi, diharapkan juga menggugah elemen masyarakat di luar perguruan tinggi untuk berpartisipasi juga dalam pengawasan pemilu guna mewujudkan pemilu berintegritas, ujar Ketua Ketua Program Studi Politik Islam Andi Suwarko. Setelah pembekalan dan bimbingan teknis, relawan pengawas pemilu akan melakukan pengawasan di lapangan, setelah itu aka ada pertemuan untuk menginventarisir temuan dan mendiskusikanya. Menurut Ketua Panitia Pembekalan dan Bimbingan Teknis GSRPP Zaky Ismail, M.Si kegiatan ini diikuti oleh 265 peserta dari mahasiswa Prodi Politik Islam.
Menurut Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur Dr. Sufiyanto, M.Si., Gerakan Sejuta Relawan Pengawas Pemilu (GSRPP) ini merupakan gerakan pengawalan pemilu 2014 oleh masyarakat seluruh Indonesia. Gerakan ini merupakan terobosan dan penerjemahan partisipasi masyarakat yang dilakukan oleh Bawaslu. Gerakan ini hendak mentransformasikan gerakan moral (moral force) menjadi gerakan social (social movement) di masyarakat dalam mengawal pemilu supaya menjadi pemilu berintegritas. Adapun Struktur GSRPP bertingkat ada Pokja Nasional, Pokja Provinsi,dan Pokja Kabupaten/Kota. Sedangkan tugas Relawan adalah melakukan pengawasan terhadap tahapan kamapanye, masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara, selain itu memberikan informasi dugaan pelanggaran kepada panwaslu Kabupaten/Kota melalui PPL (Panwaslu Kecamatan). Relawan dalam melakukan pengawasan menggunakan metode/cara: mencatat dan mendokumentasikan kejadian/peristiwa pelanggaran, mengumpulkan data pendukung, serta melaporkan temuan pelanggaran kepada Panwaslu diberbagai tingkatan terdekat.
Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur periode 2009-2014 Agus Mahfudz Fauzi menyatakan ada beberapa jenis pelanggaran pemilu pada masa kampanye, masa tenang yaitu: kampanye di luar jadwal, kampanye di tempat ibadah dan fasilitas pendidikan, kampanye menggunakan fasilitas Negara, kampanye oleh pejabat Negara tertentu yang dilarang, kampanye menggunakan isu SARA, politik uang (money politics), kampanye hitam (black campaign), kampanye terselubung dimasa tenang.
Sampai 1 April 2014 Bawaslu Provinsi Jawa Timur menemukan 135 bentuk pelanggaran kampanye pemilu, mulai mobilisasi anak-anak dalam kampanye, penggunaaan fasilitas Negara, politik uang (money politics), sampai penempatan alat peraga kampanye di tempat-tempat yang dilarang.
Menurut Priyatmoko, perguruan tinggi harus menjadi garda terdepan untuk memastikan pemilu berjalan free and fair. Pemilih bebar-benar mendapatkan kebebasan untuk menentukan pilihan politiknya dan proses pemilu berjalan fair, sportif, dan jujur, betul-betul pemilu berintegritas.
Kegiatan ini merupakan hasil kesepemahaman dan kerjasama sebeles perguruan tinggi di provinsi Jawa Timur dengan Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Kesebelas perguruan tinggi tersebut adalah UIN Sunan Ampel, Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Jember (Unej), Unmuh Surabaya, Unmuh Gresik, Unmuh Sidoarjo, Unmuh Jember, Universitas Yudarta Pasuruan, Universitas Islam Malang (Unisma).
Workshop Penguatan Lesson Study
BERITA KAMPUS - Universitas Negeri Malang (UM) menggelar workshop Penguatan Lesson Study (LS) pada Kamis (13/3/2014) di Aula FMIPA UM. Kegiatan Short-term Training on Lesson Study (STOLS) ini merupakan program kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Dekan FMIPA UM Prof. Dr. Arif Hidayat M.Si membuka kegiatan yang diikuti oleh dosen perwakilan Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) yang telah menyelesaikan program STOLS di Jepang dan dosen FMIPA UM ini.
Dalam sambutanya Prof. Dr. Arif Hidayat M.Si menyampaikan "kegiatan ini merupakan sarana yang tepat untuk berdiskusi dan sharing pengalaman dalam implementasi Lesson Study. Hasil kegiatan ini perlu dilihat peningkatanya karena praktek berbasis LS berpengaruh terhadap pengembangan profesionalisme guru" ujarnya.
Workshop meghadirkan dua orang nara sumber Prof. Masatsugu Murase dan Dr. Takashi Nagashima dari Azabu Institut of ducation Tokyo Japan. Pada paparanya Prof. Masatsugu Murase menyampaikan bahwa pada STOLS Programe ini dosen dikirim ke Jepang dan dilatih selama satu bulan untuk mempelajari Lesson Study sistem pendidikan di Jepang untuk nantinya diterapkan di Indonesia.
Peserta LPTK yang hadir pada workshop ini diantaranya Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Negeri Makasar (UNM), Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin dan Universitas Negeri Semarang (UNNES). Pada tahun 2014 ini ada 19 orang dari LPTK se-Indonesia yang akan dikirimkan ke Jepang untuk mengikuti program STOLS dan dua orang diantaranya dari UM.
Selain wokshop LS ada serangkaian kegiatan lain yang juga dilaksanakan yaitu kuliah tamu Pembelajaran MIPA dan Ilmu Sosial Workshop Lesson Study Berbasis Sekolah di SMA Lab UM serta Open Class di SMP 1 Atap Malang.
Unitas RKIM UB Adakan Kegiatan Training RKIM 1
BERITA KAMPUS - Unit Aktivitas Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa (RKIM) Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan pelatihan perdana kepada seluruh anggota baru. Kegiatan ini digelar dua hari, Sabtu-Minggu (29-30/3). Acara yang dinamakan Training RKIM 1 (atau disingkat TR 1) ini bertempat di Coban Talun, Kota Batu.
Kegiatan yang dikemas dalam TR 1 adalah pemberian materi dasar yang fokusnya untuk menguatkan kompetensi anggota baru RKIM terutama di bidang kepenulisan ilmiah. Ada pun materi yang disampaikan terdiri dari materi ke-RKIM-an oleh Direktur RKIM 2014 Langgeng Setyono, materi Urgensi Keilmuan oleh Ganjar Prima Anggara, dan materi Kepenulisan oleh peraih medali emas PIMNAS 2013 Angga Erlando, serta materi Dunia riset oleh Dilla Melani.
Sebelum penutupan acara diadakan kegiatan outbound dengan bermacam permainan menarik. Hal ini dapat mengakrabkan diri satu sama lain baik sesama peserta (staf muda) maupun dengan panitia yang notabene anggota lama (pengurus harian dan staf) RKIM 2014.
"Saya sangat terkesan dengan para pemateri yang dihadirkan oleh RKIM. Sangat memotivasi dan memberikan semangat kepada para peserta untuk berprestasi. Saya terkesan oleh kata-kata mas Ganjar (pemateri) bahwa kita harus memberikan manfaat pada orang lain walau sedikit," ungkap Rochma, salah satu peserta.
Secara umum, Training RKIM 1 ini berhasil meningkatkan antusiasme anggota baru RKIM. Diharapkan training ini dapat menjadi modal bagi perwujudan prestasi dan kontribusi ke depan.
Hasil Akreditasi Institusi Wilayah Jatim
Written By Aditya Nusantara on Kamis, 03 April 2014 | 09.41
| No. | Perguran Tinggi | No.SK | Tgl.SK | Peringkat | Nilai | Tgl. Daluwarsa | Status Daluwarsa |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 015/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2014 | 16-01-2014 | A | 368 | 16-01-2019 | masih berlaku |
| 2 | Universitas Airlangga | 024/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2014 | 16-01-2014 | A | 371 | 16-01-2019 | masih berlaku |
| 3 | Universitas Brawijaya | 030/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2014 | 16-01-2014 | B | 357 | 16-01-2019 | masih berlaku |
| 4 | Universitas Hang Tuah | 011/BAN-PT/Ak-III/Inst/II/2012 | 17-02-2012 | C | 290 | 17-02-2017 | masih berlaku |
| 5 | Universitas Islam Malang | 072/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013 | 21-02-2013 | B | 314 | 21-02-2018 | masih berlaku |
| 6 | Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang | 032/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2014 | 16-01-2014 | A | 364 | 16-01-2019 | masih berlaku |
| 7 | Universitas Kristen Petra | 021/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2014 | 16-01-2014 | A | 363 | 16-01-2019 | masih berlaku |
| 8 | Universitas Muhammadiyah Malang | 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013 | 21-02-2013 | A | 364 | 21-02-2018 | masih berlaku |
| 9 | Universitas Muhammadiyah Sidoarjo | 006/BAN-PT/Ak-III/Inst/II/2012 | 10-02-2012 | C | 254 | 10-02-2017 | masih berlaku |
| 10 | Universitas Narotama | 037/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2014 | 16-01-2014 | B | 306 | 16-01-2019 | masih berlaku |
| 11 | Universitas Negeri Surabaya | 077/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013 | 21-02-2013 | B | 325 | 21-02-2018 | masih berlaku |
| 12 | Universitas Surabaya | 064/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013 | 21-02-2013 | B | 345 | 21-02-2018 | masih berlaku |